KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.3


            Mengawali program PGP, saya disuguhi dengan kekayaan intelektual dari sosok seorang Ki Hadjar Dewantara. Pandangan-pandangan beliau tersebut banyak sekali membahas mengenai prinsip-prinsip pembelajaran yang kemudian mempengaruhi pola pikir saya dari yang sebelumnya terjadi miskonsepsi menjadi tercerahkan. Jangka panjangnya, program-program pembelajaran yang saya rancang kemudian memiliki haluan yang lebih matang, terukur, dan tentunya dengan orientasi yang lebih tepat.

Pemikiran-pemikiran KHD selain mempengaruhi keputusan-keputusan professional saya sebagai guru, saya rasakan pula sebagai kacamata baru untuk kemudian saya gunakan untuk mengjangkau visi yang lebih nyata. Modul 1.2 betul-betul modul yang sangat kaya, banyak sekali wawasan-wawasan menarik terkait ilmu paedagogi. Membacanya membuat saya berseluncur pada hal-hal baru sekaligus berkontemplasi pada apa yang sebelumnya terjadi. Modul ini seperti berbagai macam bahan yang saya perlukan untuk nantinya membuat visi pada modul 1.3.

Sumber: https://www.gurusumedang.com/

Bila saya anologikan, modul 1.1 saya ditunjukkan inilah “Cahaya Transformasi” yang dimaksud lewat pemikiran dan idealisme KHD, modul 1.2 inilah “Berbagai Alat dan Bahan” yang kamu butuhkan untuk meraihnya. Kemudian pada modul 1.3 saya diminta: Inilah saatnya, kamu membuat “peta!”.

Sumber: https://merahputih.com/

Melalui Prakarsa perubahan: Mewujudkan Pembelajaran yang Mampu Meningkatkan Critical Thinking Siswa, saya memperjelas alur tersebut dengann BAGJA. BAGJA memberi saya gambaran teknis sekaligus holistic bagaimana seharusnya saya merealisasikan prakarsa perubahan yang telah saya rancang untuk kemudian saya tuangkan ke dalam aksi nyata. Dalam mewujudkan prakarsa yang telah saya canangkan sendiri, tentu tidak akan selesai dalam hitungan hari, program ini harus terus ditindaklanjuti, direfleksi, dimodifikasi, hingga menelurkan formula yang tepat. Pun untuk sampai para skill critical thinking dibutuhkan pembiasaan yang tidak singkat. Aksi pertama saya mulai dengan pembelajaran outdoor untuk mengembangkan skill berpikir kritis sekaligus kecerdasan majemuk anak.

Anak-anak menyusuri tangga sembari berhitung untuk menemukan rerata kalori yang dibutuhkan. Sumber: Dokumen pribadi.

Belajar dari alam: mengasah skill “menanya”

Sumber: dokumen pribadi

Membuat media tanam dari hydrogel sekaligus memanfaatkannya untuk belajar perkalian. Sumber pribadi.

Brainstorming dengan siswa. Dokumen pribadi.

Posting Komentar

0 Komentar